Anda dapat membeli Bitcoin dan mata uang kripto lainnya dengan uang tunai atau kartu kredit di salah satu dari ribuan ATM Bitcoin yang tersebar di seluruh dunia. Banyak ATM Bitcoin juga memungkinkan Anda untuk menjual Bitcoin dan menerima uang tunai. Artikel ini memberikan gambaran umum mengenai prosesnya.
Menggunakan ATM Bitcoin adalah salah satu dari beberapa cara untuk membeli dan menjual Bitcoin. Untuk gambaran umum dan perbandingan berbagai cara membeli Bitcoin, silakan lihat artikel ini. Untuk mengetahui cara menjual bitcoin, silakan lihat artikel ini.
Gunakan multichain Aplikasi Dompet Bitcoin.com untuk menyimpan dan mengelola Bitcoin serta mata uang kripto lainnya yang Anda beli dari ATM Bitcoin dengan aman. Anda juga dapat dengan cepat membeli mata uang kripto di dalam aplikasi menggunakan kartu kredit dan berbagai opsi pembayaran lainnya. Selain itu, Anda dapat menggunakan aplikasi ini untuk menjual Bitcoin dan mata uang kripto lainnya, serta menerima uang tunai langsung ke rekening bank Anda.
Membeli Bitcoin dari ATM Bitcoin
Ada tiga langkah untuk membeli Bitcoin dari ATM Bitcoin:
Langkah 1: Dapatkan dompet Bitcoin
Saat Anda membeli Bitcoin untuk pertama kalinya, hal pertama yang Anda butuhkan adalah tempat untuk menyimpannya. Dompet Bitcoin adalah alat digital yang memungkinkan pengguna menyimpan, mengirim, dan menerima Bitcoin dengan aman. Membuat dompet Bitcoin semudah menginstal aplikasi, seperti Aplikasi Dompet Bitcoin.com, di perangkat seluler atau laptop/komputer desktop Anda.
Saat Anda menginstal aplikasi ini, dompet Bitcoin Anda akan dibuat secara otomatis. Anda kemudian dapat langsung menerima Bitcoin ke dompet Anda, menyimpannya dengan aman, dan menggunakannya sesuka hati. Baca lebih lanjut tentang dompet Bitcoin dan cara menggunakannya di sini.
Langkah 2: Cari ATM Bitcoin terdekat
Terdapat lebih dari 35.000 ATM Bitcoin di seluruh dunia. Sebagian besar di antaranya berada di Amerika Serikat, dan ada beberapa negara serta wilayah yang belum memiliki ATM Bitcoin.
Langkah 3: Beli Bitcoin dari ATM
Proses pembelian bitcoin melalui ATM biasanya berlangsung seperti ini:
- Masukkan jumlah yang ingin dibeli. Tergantung pada peraturan setempat dan jumlah yang Anda beli, Anda mungkin diminta untuk memverifikasi identitas Anda.
- Masukkan alamat dompet Bitcoin Anda. Anda dapat melakukannya dengan menggunakan kamera ATM Bitcoin untuk memindai kode QR alamat dompet Bitcoin Anda yang ditampilkan di aplikasi dompet Bitcoin Anda. Baca selengkapnya tentang cara menemukan alamat dompet Bitcoin Anda di sini.
- Bayar. Selain uang tunai, Anda juga bisa membayar dengan kartu kredit, aplikasi pembayaran, dan sebagainya.
- Terima Bitcoin di dompet Bitcoin Anda. Proses ini biasanya memakan waktu beberapa menit. Mesin ATM Bitcoin akan memberikan Anda ID transaksi yang dapat Anda gunakan untuk memantau status pembelian. Anda akan melihat konfirmasi di aplikasi dompet Bitcoin Anda setelah menerima bitcoin tersebut.
Menukar bitcoin dengan uang tunai di ATM Bitcoin
Proses menukar bitcoin dengan uang tunai di ATM Bitcoin biasanya berlangsung seperti ini:
- Masukkan jumlah yang akan dijual. Tergantung pada peraturan setempat dan jumlah yang Anda jual, Anda mungkin diwajibkan untuk memverifikasi identitas Anda.
- Kirim Bitcoin ke alamat yang tercantum. Mesin ATM Bitcoin akan menghasilkan alamat Bitcoin untuk transaksi Anda. Anda dapat memindai kode QR dari alamat yang disediakan dan mengirim Bitcoin ke alamat tersebut menggunakan Aplikasi dompet Bitcoin. Pelajari cara mengirim Bitcoin dengan aman di sini.
- Ambil uang tunai Anda. Setelah mesin ATM Bitcoin menerima bitcoin, mesin tersebut akan mengeluarkan uang tunai Anda. Proses ini biasanya memakan waktu beberapa menit, dan Anda dapat memantau status transaksi tersebut melalui aplikasi dompet Bitcoin Anda.
Berapa biaya yang dikenakan untuk menggunakan ATM Bitcoin?
Biaya penggunaan ATM Bitcoin bervariasi dan biasanya ditentukan oleh beberapa faktor. Faktor-faktor tersebut antara lain biaya operator dan biaya jaringan Bitcoin yang diperlukan untuk menyelesaikan transaksi.
Total biaya transaksi Anda akan ditampilkan di layar sebelum Anda mengonfirmasi pembelian atau penjualan. Hal ini memungkinkan Anda untuk memeriksa besaran biaya yang harus Anda bayar dan memutuskan apakah akan melanjutkan sebelum transaksi dilakukan.
Mengapa ATM mungkin memerlukan kartu identitas Anda?
Di beberapa negara, operator ATM Bitcoin diwajibkan secara hukum untuk memverifikasi identitas pelanggan pada transaksi dengan nilai yang lebih besar. Hal ini mungkin melibatkan pemindaian kartu identitas resmi yang diterbitkan pemerintah atau penyampaian informasi pribadi tambahan, mirip dengan Verifikasi KYC secara daring bursa kripto.
Persyaratan ini diberlakukan untuk mencegah penipuan dan pencucian uang. Untuk pembelian dalam jumlah kecil, verifikasi identitas mungkin tidak diperlukan.
Kelebihan dan kekurangan menggunakan ATM Bitcoin untuk membeli dan menjual Bitcoin
Keuntungan utamanya adalah:
- Kecepatan/Kemudahan. Untuk jumlah kecil, Anda mungkin bisa membeli/menjual dengan cepat tanpa perlu memverifikasi identitas Anda. Hal ini terutama berlaku saat menjual bitcoin untuk ditukar dengan uang tunai. Dengan ATM Bitcoin, Anda bisa menerima uang tunai dalam hitungan menit. Dengan opsi lain, biasanya dibutuhkan waktu 1–3 hari untuk menerima uang tersebut di rekening bank Anda.
- Menggunakan uang tunaiSelain transaksi tatap muka, ATM Bitcoin adalah satu-satunya cara untuk membeli dan menjual Bitcoin menggunakan uang tunai.
Kekurangan utamanya adalah:
- Biaya. Mesin ATM Bitcoin umumnya mengenakan biaya yang lebih tinggi dibandingkan opsi jual beli lainnya. Pada umumnya, biaya yang dikenakan mulai dari sekitar 5% dari jumlah pembelian atau penjualan.
- Batasan. Mesin ATM Bitcoin biasanya memiliki batas maksimum yang lebih rendah untuk jumlah yang dapat Anda beli atau jual dalam satu kali transaksi.





